12 November 2012

PENGARUH INTENSITAS PENERANGAN TERHADAP KELELAHAN MATA PADA TENAGA KERJA DI BAGIAN PENGEPAKAN PT. IKAPHARMINDO PUTRAMAS

PENGARUH INTENSITAS PENERANGAN TERHADAP KELELAHAN MATA PADA TENAGA KERJA DI BAGIAN PENGEPAKAN PT. IKAPHARMINDO PUTRAMAS
JAKARTA TIMUR

SKRIPSI
Sarjana Sain Terapan

FATHONI FIRMANSYAH
R0206003

PROGRAM DIPLO MA IV KESEHATAN KERJA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2010

ABSTRAK
Iis  Purwani, R0205019,  2009. Pengaruh  Intensitas  Penerangan  Terhadap Kelelahan  Mata  Pada  Tenaga  Kerja  di  PT.  Indo  Acidatama  Tbk.  Kemiri, Kebakkramat,  Karanganyar.  Program  Diploma  IV  Kesehatan  Kerja  Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.Berdasarkan  survei  pendahuluan  yang  dilakukan  di  PT.  Indo  Acidatama Karanganyar  dijumpai  intensitas  penerangan  ditempat  kerja  kurang  dari  standar secara  teori  dapat  menyebabkan  kelelahan  mata  pada  tenaga  kerja  di  bagian control room dan  workshop . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penerangan terhadap  kelelahan  mata  pada  karyawan di  PT.  Indo  Acidatama  Tbk, Karanganyar.
Jenis  penelitian  yang  digunakan  adalah observasional  analitik dengan pendekatan  cross  sectional.  Subjek  Penelitiannya  adalah  25  tenaga  kerja  bagian control  room dan  15  tenaga  kerja  bagian Workshop dengan  menggunakan purposive  sampling dan  random  sampling.  Teknik  pengumpulan  datanya  yaitu dengan  melakukan  pengukuran  langsung  ditempat  penelitian  dan  dengan melakukan wawancara terhadap tenaga kerja. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan  dengan  uji  statistik Independent  Sampels  T test dengan  menggunakan program  komputer  SPSS  versi  10.0.  dalam  penelitian  ini  ditetapkan  tingkat signifikan 95%.
Di  bagian control  room memiliki  intensitas  penerangan  375,1  Lux dan dibagian  workshop 117,9  Lux.  Hasil  kuesioner  menunjukkan  bahwa  tingkat kelelahan  mata  tenaga  kerja  dibagian  control  room ada  4  dan  yang tidak mengalami  kelelahan  mata  ada  21  orang.  Dibagian workshop tenaga  kerja  yang mengalami  kelelahan  mata  ada  12  orang  dan  yang  tidak  mengalami  kelelahan mata ada 3 orang. 
Setelah  dilakukan uji statistik dengan metode  Independent Samples T testmelalui program SPSS versi 10 diperoleh hasil 0,000. Hal ini berarti hasil tersebut signifikan karena <0,05, sehingga dapat dikatakan ada pengaruh antara intensitas penerangan terhadap kelelahan mata pada tenaga kerja dibagian control room dan workshop di PT. Indo Acidatama Tbk, Karanganyar.
Dari  hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa  bagian control  room memiliki  intensitas  penerangan  yang  standar  sesuai  dengan  Keputusan  Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/MENKES/SK/XI/2002 dan PMP No. 7  Tahun  1964,  sedangkan  dibagian  workshop mempunyai intensitas  penerangan kurang  dari  standar  sehingga  mayoritas  tenaga  kerja  mengalami  kelelahan  mata. Dari hasil uji statistik kedua bagian tersebut didapatkan hasil yang signifikan.
Kata Kunci : Intensitas penerangan, Kelelahan mata.

Download Full PDF Format
 
Post a Comment