07 November 2012

Tesis : PENURUNAN FOSFAT DENGAN PENAMBAHAN KAPUR (LIME), TAWAS DAN FILTRASI ZEOLIT PADA LIMBAH CAIR ( STUDI KASUS RS BETHESDA YOGYAKARTA )

PENURUNAN FOSFAT DENGAN PENAMBAHAN KAPUR (LIME), TAWAS DAN FILTRASI ZEOLIT PADA LIMBAH CAIR ( STUDI KASUS  RS BETHESDA YOGYAKARTA )

Tesis
Untuk memenuhi sebagian persyaratan Mencapai derajat Sarjana S-2 pada Program Studi Ilmu Lingkungan

Sudi Setyo Budi
L4K003013

PROGRAM MAGISTER ILMU LINGKUNGAN, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2006

ABSTRACT
 
Hospital in its activity using many materials which potentialy contaminate environment. Contamination which because of consist hospital waste of phosphate will cause environment problem. Phosphate contamination materials rate of hospital liquid waste have exceeded standard quality of which is specified. For that require to be conducted by handling of contamination materials of house liquid waste phosphate in order not to contaminate environment.

This research aim to know storey; level of efektifitas degradation of liquid waste phosphate rate of Bethesda Yogyakarta hospital before and after passing treatment of  ondensation calcify addition and alum condensation and also zeolite filtration. Research have been done at liquid waste  of Bethesda Hospital and laboratory test executed in The mayor technical center of Environment Health and Epidemic control (BBTKL-PPM Yogyakarta, covering hospital sanitation, that is at processing system and management of Bethesda Hospital contamination. Method in this research is eksperimental with analysis of pre test design and post test design which is its result will test by diskriptif analytical with
correlation.
Result of research indicate  that R value at each concentration after of flokulasi and  koagulasi is R0.0015 ppm = 0,975; R0.0020 ppml = 0,981; R0.0025 ppm = 0,992. Lowest link at concentration of 0.0015 ppm and highest link  at concentration of 0.0025 ppm, can be concluded that concentration of 0.0025 ppm is most effective. While R value at each concentration after filtrasi is R0.0015 ppm = 0,895; R0.0020 ppml = 0,979; R0.0025 ppm = 0,990. Lowest link at concentration of 0.0015 ppm and highest link at concentration of 0.0025 ppm, become can be concluded that concentration of 0.0025 ppm is most effective.

Keyword: phosphate, chalk, alum, zeolite, liquid waste.


 INTISARI


Rumah sakit dalam kegiatannya banyak menggunakan bahan-bahan yang berpotensi mencemari lingkungan. Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh limbah rumah sakit yang mengandung fosfat tinggi melebihi melebihi baku mutu yang ditetapkan akan menyebabkan problem lingkungan hidup. Kadar bahan pencemaran fosfat dari limbah cair rumah sakit yang melebihi baku mutu yang ditetapkan, untuk itu perlu dilakukan penanganan bahan pencemar fosfat limbah cair rumah agat tidak mencemari lingkungan.
Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui tingkat efektifitas penurunan kadar fosfat limbah cair rumah sakit Bethesda Yogyakarta sebelum dan setelah melalui perlakuan penambahan larutan kapur dan larutan tawas serta filtrasi zeolit.
Penelitian dilakukan pada limbah cair Rumah Sakit Bethesda dan uji laboratorium dilaksanakan di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pembrantasan penyakit menular (BBTKL-PPM) Yogyakarta, meliputi sanitasi rumah sakit, yaitu pada sistem pengolahan dan pengelolaan pencemaran Rumah Sakit Bethesda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan analisa design pre test and post test design dan hasilnya akan diuji secara diskriptif analitis dengan korelasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai R pada masing-masing  konsentrasi  setelah flokulasi dan koagulasi adalah R0.0015 ppm = 0,975; R0.0020 ppml = 0,981; R0.0025 ppm = 0,992.
Hubungan terendah pada konsentrasi 0.0015 ppm dan hubungan tertinggi pada konsentrasi 25 ml, jadi dapat disimpulkan bahwa konsentrasi 0.0025 ppm yang paling efektif. Sedangkan nilai R pada masing-masing konsentrasi setelah filtrasi adalah R0.0015 ppm = 0,895; R0.0020 ppml = 0,979; R0.0025 ppm = 0,990. Hubungan terendah pada konsentrasi 0.0015 ppm dan hubungan tertinggi pada konsentrasi 0.0025 ppm, jadi dapat disimpulkan bahwa konsentrasi 0.0025 ppm yang paling efektif.

 Kata Kunci: fosfat, kapur, tawas, zeolit, limbah cair


Post a Comment